HARI 716 - Yesaya 37
BACALAH YESAYA 37 (BACA DISINI)
BACALAH YESAYA 37 VERSI FIRMAN ALLAH YANG HIDUP (BACA DISINI)
BACALAH YESAYA 37 VERSI BAHASA INDONESIA MASA KINI (BACA DISINI)
DENGARLAH YESAYA 37 VERSI ALKITAB SUARA (DENGAR DISINI)
GARIS BESAR YESAYA 37Kelepasan Yerusalem dinubuatkan.
PENJELASAN
- 37:1 MASUKLAH IA (HIZKIA) KE RUMAH TUHAN. Ejekan dan tuduhan panglima tentara Asyur tidak layak ditanggapi (Yes 36:21), tetapi layak dibawa dalam doa syafaat yang sungguh-sungguh. Hizkia, hamba Allah itu, berpaling kepada Allah di dalam doa yang rendah hati dan perasaan sedih serta berusaha mengetahui firman Allah melalui mulut Yesaya sang nabi (ayat Yes 37:2; lihat cat. --> 2Raj 19:1). Pada saat-saat kesusahan, hal terbaik yang dapat kita lakukan ialah mencari wajah Allah dan meminta agar Ia berbicara kepada kita melalui firman-Nya yang tertulis atau yang dinubuatkan.
- 37:7 MENYURUH SUATU ROH MASUK DI DALAMNYA. Frasa ini mengacu kepada suara di dalam batin yang berasal dari Allah untuk mempengaruhi perilaku dan pikiran seseorang. Mengenai ramalan bahwa raja Asyur akan "mati rebah oleh pedang di negerinya sendiri" lihat ayat Yes 37:37-38.
- 37:10 ALLAHMU YANG KAU PERCAYAI. Sanherib berusaha sekuat-kuatnya untuk melemahkan keyakinan Hizkia kepada Tuhan. Dengan angkuhnya raja Asyur percaya bahwa kekuatannya sebagai raja melebihi kuasa Allah Yehuda atau dewa mana saja.
- 37:30-32 DAN INILAH YANG AKAN MENJADI TANDA BAGIMU. Tuhan menetapkan suatu tanda untuk menegaskan otoritas ilahi di balik jaminan ini: bangsa Yahudi akan bebas pulang ke ladang-ladang mereka yang telah rusak, lalu tanpa gangguan mengumpulkan tunas-tunas; yaitu, hasil yang akan tumbuh dari benih-benih yang jatuh dari tuaian sebelumnya (serbuan itu telah berlangsung dari musim semi sampai musim gugur). Tahun berikutnya mereka juga akan bergantung pada hasil tuaian yang tumbuh sendiri, karena rumah-rumah, peralatan, dan ternak-ternak mereka harus dipulihkan atau diganti. Tahun sesudah itu, mereka akan berjalan normal: menabur, membajak, dan menuai, sebab tidak akan kembali lagi perusak-perusak dari Asyur itu. (Tentu penggenapan inilah yang diacu oleh "tanda" tersebut dan bukan kehancuran yang lebih segera akan terjadi atas pasukan Sanherib).
Pondok Padisari, Jl. Damai, Tamalanrea Indah, Makassar 90245
0823-9345-xxxx
Sabtu - Minggu, 09.00 - 18.00
0 Response to "HARI 716 - Yesaya 37"
Posting Komentar