HARI 264 - 1 SAMUEL 28


Selamat membaca, mendengarkan, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus senantiasa menuntun Anda dalam memahami Sabda-Nya dan memampukan Anda menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus Memberkati.

TUGAS ANDA, BACALAH 1 SAMUEL 28 (Baca Disini)
FIRMAN TUHAN 1 SAMUEL PASAL 28 VERSI FIRMAN ALLAH YANG HIDUP (Baca Disini)
FIRMAN TUHAN 1 SAMUEL PASAL 28 VERSI BAHASA INDONESIA MASA KINI (Baca Disini)
FIRMAN TUHAN 1 SAMUEL PASAL 28 VERSI ALKITAB SUARA (Dengar Disini)

GARIS BESAR 1 SAMUEL 28
Saul di En-Dor.

PENJELASAN
Kisah Saul dalam perikop ini sungguh-sungguh menyedihkan. Ia sungguh-sungguh menyangkal imannya. Kepercayaannya yang paling mendasar kepada Tuhan telah ditinggalkan. Apa yang menjadi salah satu larangan penting dari Taurat (Ul 18:9-14), yang Saul sendiri pada masa permulaan pemerintahannya menaatinya (3), telah dilanggarnya sendiri. Percaya pada peramal berarti percaya kepada roh-roh lain di luar Tuhan. Hal itu sama saja dengan menduakan Tuhan, alias menyembah berhala.

28:6 TUHAN TIDAK MENJAWAB DIA. Saul mencari firman nubuat dari Allah di tengah-tengah kesulitannya, tetapi tidak menerima apa-apa. Dalam keadaan putus asa dia lalu meminta tolong pada seorang tukang sihir. Hal ini sangat bertentangan dengan apa yang Tuhan perintahkan untuk tidak pergi kepada tukang tenung atau tukang sihir sebab hal ini merupakan kekejian bagi Allah. Ketika sepertinya Tuhan tidak menjawab Saul, ia bukannya sabar menunggu Tuhan tetapi justru menyimpang kepada tukang sihir yang mengakibatkan kekalahannya kelak dalam peperangan. Saul memiliki watak tidak sabar menunggu janji dan perintah Tuhan, seperti juga yang dia lakukan ketika Samuel memintanya menunggu sampai Samuel datang untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan.

Kita sudah mengikuti perjalanan iman Saul dari permulaan, dan mendapatkan bahwa saat Saul tidak bersedia di koreksi oleh Tuhan. Ia semakin jauh dari kasih karunia Tuhan. Puncaknya, ia menyangkal Tuhan dengan mencari pertolongan dari yang bukan Tuhan. Sayang sekali teguran Tuhan sama sekali tidak di respon dengan bertobat dan mau belajar menaati kehendak-Nya. Semoga kita belajar dari kisah Saul ini untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Berlangganan untuk mendapatkan artikel terbaru dari kami:

0 Response to "HARI 264 - 1 SAMUEL 28"

Posting Komentar

CONTACT US

Untuk menghubungi Admin blog, silahkan pilih cara yang Anda sukai berikut. Kami akan langsung merespon Anda jika tidak berhalangan

icon 1 Pondok Padisari, Jl. Damai, Tamalanrea Indah, Makassar 90245

icon 2 0823-9345-xxxx

icon 3 Sabtu - Minggu, 09.00 - 18.00


×